Jadwal Sidang Kasus AHOK Terkait Dugaan Penistaan Al-Maidah 51

Jadwal Sidang Kasus AHOK – Inilah yang dinanti-nanti publik, siaran langsung persidangan Basuki Tjahaja Purnama atas tuduhan dugaan penistaan ayat suci Al-Qur’na surat Al-Maidah 51. Bukan hanya lawan politiknya atau kubu yang bersebarangan dengan sanga gubernur petahana DKI Jakarta tapi juga pendukungnya dan pastinya seluruh warga DKI Jakarta yang ingin melihat apa yang terjadi sebenarnya pada saat pidato dia di Kepulauan Seribu dari sisi dan kacamata para ahli.

Apakah Ahok bersalah atau tidak pada kasus ini akan terbuka secara lebar di hadapan publik, bukan hanya orang Indonesia yang akan menilainya tapi juga orang di luar negeri. Bahkan kabarnya akan ada saksi ahli yang akan di datangkan dari Timur Tenga untuk memberikan penafsiran terkait ayat Al-Maidah 51 yang memang masih memiliki perbedaan penafsiran. Tentu saja ini akan makin menarik sebab kita ketahui di tanah air sendiri juga ada perbedaan itu.

Jadwal Sidang Kasus AHOK

Nah, bagi anda yang sudah lama menanti jadwal sidang perdana Ahok maka saatnya telah tiba yaitu mulai hari Selasa tanggal 13 Desember 2016. Informasi ini BeritaSaja.com dapatkan dari sumber resmi, pihak Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang akan menyidangkan perkara ini telah mengeluarkan jadwal sidangnya. Silahkan dicatatat baik-baik agar tidak ketinggalan momen.

Mengenai jadwal sidang selanjutnya tentu saja akan mengikuti agenda para Hakim, agenda Basuki Tjahaja Purnama sebagai calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 juga mungkin akan menjadi pertimbangan karena saat ini masih dalam masa kampanye. Tapi dengan adanya kasus ini maka Ahok punya panggung untuk mempertontonkan kejujuran yang selalu dia kedepankan selama ini. Kebiasaan dia berbicara ceplas-ceplos tentu saja akan jadi sorotan publik.

Dan nampaknya pihak televisi akan beruntung kalau menyiarkan live sidang Ahok karena ratingnya akan sangat tinggi. Mungkin saja laga final Piala Dunia akan kalah rating. Semoga dengan adanya persidangan ini bisa memberi kita pelajaran hukum lebih banyak setelah sebelumnya disuguhi dengan kasus Kopi Sianida dengan tersangka Jessica. Perlu diketahui bahwa kasus tersangka Ahok lalu menjadi terdakwa belum secara otomatis menggugurkan keikutsertaannya di Pilkada karena syarat untuk menggugurkannya adalah Ahok harus menjadi terpidana. Itu artinya prosesnya masih cukup panjang karena hukum di negara kita memang memberi peluang bagi terdakwa untuk melakukan banding hingga ada putusan final seandainya Basuki Tjahaja Purnama dinyatakan bersalah pada kasus ini.

error: