Ledakan Bom Jakarta 2016: Kronologi dan Jumlah Korban

Ledakan Bom Jakarta 2016 – Hari ini 14 Januari menjadi momen kelam bagi piahk keamanan Indonesia karena kecolongan satu peristiwa yang menggegerkan karena lokasi kejadian hanya beberapa kilometer dari Istana Negara. TKP ledakan bom berpusat di di kawasan Sarinah, Jl Thamrin, Jakarta Pusat.

Sejumlah jalan ditutup pihak Kepolisian untuk mengamankan lokasi kejadian dan kawasan tersebut dijaga ketata pihak keamanan. Daftar jalan yang ditutup karena adanya ledakan bom hari ini antara lain Jl. MH Thamrin, Jalan Sabang, Jl. Wahid Hasyim serta Jalan KH Agus Salim. Kendaraan dialihkan ke jalan Merdeka depan Istana, adi bagi anda yang ingin lewat kawasan ini agar berhat-hati dan memperhatikan petunjuk.

ledakan bom jakarta

Tempat-tempat lokasi ledakan bom Jakarta 14-1-2016 diantaranya adalah Djakarta Theater, Pos Polisi depan Sarinah, kedai kopi Starbucks. Ledakan tersebut kabarnya memakan korban jiwa, adapula anggota kepolisian yang jadi korban. Bahkan menurut informasi dari saksi mata menyebutkan ada warga negara asing yang turut menjadi korban.

Kronologi ledakan bom Sarinah cukup lama karena rentetan ledakan dari pukul 10.40 WIB untuk ledakan pertama, lalu ledakan kedua terjadi kira-kira pukul 10.50 WIB, sedangkan ledakan ketiga terjadi sekitar pukul 10.56 WIB, masih ada ledakan keempat pukul 11.58 WIB, ledakan kelima pada pukul 11.00 WIB, dan terakhir ledakan keenam pukul 11.03 WIB (Antaranews).

Awal ledakan kabarnya dari kedai Starbucks, lalu di Pos Polisi, lalu di parkiran Starbucks Sarinah. Ledakan di Pos Polisi diduga adalah aksi bom bunuh diri. Selain adanya ledakan bom Thamrin, terjadi pula rentetan tembakan membabi buta yang sempat membuat warga yang berkerumun di sekitar lokasi berhamburan setelah ledakan Pospol. Info terbaru ledakan bom Jakarta: ada dua korban jiwa (satu warga asing dan satu sipil Indonesia), adapula ledakan masih di area MH Thamrin yaitu di mobil patroli Polisi dan TNI (NET TV). Tunggu update selanjutnya mengenai siapa pelaku dan siapa dibalik kejadian ini.

error: