Profil Thomas Lembong Menteri Perdagangan Baru Jokowi

Profil Thomas Lembong Menteri Perdagangan Baru Jokowi  – Pergantian menteri yang dilakukan Presiden Joko Widodo dalam reshuffle kabinetnya mungkin akan menjadi bulan-bulanan lawan politiknya pada hari-hari kedepan karena ada satu nama yang tidak terlalu familiar bagi masyarakat luas yang dimunculkan sebagao orang baru yang mengisis salah satu pos kementerian yang strategis.

Bahkan ada beberapa kalangan yang menganggap Tom Lembong sapaan akrabnya belum memiliki kapabilitas cukup kuat untuk menjadi Mendag menggantikan Rahmat Gobel yang jauh lebih berpengalaman dalam urusan industri dan juga perdagangan. Sebagai pengusaha muda, ia juga dikenal sebagai bankir yang sukses dan diantara para menteri baru hasil reshuffle kabinet Jokowi 2015 Tom Lembong adalah yang paling muda. Mendag yang baru ini adalah merupakan lulusan salah satu universitas kenamaan di Amerika Serikat.

Profil dan Biodata Lengkap Thomas Lembong Menteri Perdagangan Baru Jokowi

Bagaimana dengan biodata lengkap Menteri Perdangan yang baru ini? Sebaiknya anda langsung simak saja biodata Thomas Lembong di bawah yang berhasil KabarGue kumpulkan dari berbagai sumber.

Nama lengkap: Thomas Trikasih Lembong
Nama dikenal: Tom Lembong
Tempat dan tanggal lahir :
Umur :
Pekerjaan : Pengusaha dan Bankir
Pengalaman kerja :
– Kepala Divisi Asset Management Investment di BPPN
– Farindo Investments
– Salah satu mitra pendiri Quvat Capital
– Bankir di Deutsche Bank
– Morgan Stanley

Pergantian menteri-menteri ini dikabarkan bertujuan untuk memperkuat kondisi ekonomi bangsa yang sedikit terguncang oleh melambatnya perekonomian dunia. Dan sebagai salah satu tim sukses Jokowi di pilpres yang lalu dan dikenal cukup dekat denga Pak Presiden nampaknya menjadi pilihan tepat bagi Jokowi untuk memilih Tom Lembong sebagai Mendag untuk mengatasi berbagai macam masalah carut marut urusan dagang di negeri ini baik yang impor, ekspor hingga perdagangan lintas daerah.

Kalau ditelisik lebih jauh, biografi Thomas Lembong memang cukup mentereng. Beliau pernah mendapat penghargaan sebagai Young Global Leader (YGL) di World Economic Forum (Davos) pada 2008. Dan dalam pendidikan yang ia tempuh berhasil memperoleh gelar Bachelor of Arts (BA) di Harvard University, AS. Semoga kementerian Perdagangan bisa sukses untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara dengan menteri barunya ini apalagi situasi ekonomi dunia saat ini makin tidak menentu dibukti kinerja rupiah terhadap dollar yang agak tertekan.

error: