Jadwal Pilkada Serentak Tahun 2015

Jadwal Pilkada Serentak Tahun 2015 – Anda yang mengikuti perkembangan plitik di tanah air pastinya sudah mengetahui kalau akan diadakan pemilihan kepala daerah secara serentak tahun ini di sejumlah daerah. Tidak semua daerah akan menggelarnya karena ini baru merupakan gelombang pertama, gelombang kedua nantinya digelar pada 2017.

Sayangnya ada beberapa daerah yang dijadwalkan ikut pilkada serentak di 2015 gagal mendapatkan minimal dua calon Bupati, Walikota ataupun Gubernur. Hal tersebut tentu saja memprihatinkan dan membuktikan masih bobroknya sistem kepartaian terutam di daerah-daerah. Tapi hal itu tidaklah mengganggu agenda yang telah disusun oleh Komisi Pemilihan Umum.

Ketua KPU Husni Kamil manik

Ketua KPU Husni Kamil manik

KPU tetap akan menggela Pemilukada secara serentak di akhir tahun nanti, dan jadwal pemilukada serentak 2015 masih tetap pada rencana semula yaitu tanggal 9 Desember. Seperti biasa atau seperti pada pemilu-pemilu sebelumnya baik itu untuk memilih kepala daerah di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi ataupun Presiden maka akan ada libur nasional pada momen tersebut. Pemerintah pastinya akan menetapkan hari pelaksanaan pilkada serentak ini sebagai tanggal merah atau cuti bersama.

Bagi perusahaan swasta mungkin tidak semuanya akan ikut aturan libur pada pilkada serentak ini, namun pastinya akan ada izin untuk ikut memberikan suara di TPS terdekat sesuai surat panggilan karena ini adalah hak asasi sebagai seorang warga negara untuk menyalurkan suara memilih pemimpin daerah. Semoga saja semua agenda akan berjalan sesuai aturan dan tidak ada akal-akalan busuk untuk mengacaukan kondisi yang terkadang dihembuskan pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari suasana yang tidak menentu.

Dalam kondisi seperti ini, banyak partai politik yang dulunya beda koalisi di pusat justru menjadi bersahabat di daerah. Ini semua demi kepentingan partai tersebut, bagi rakyat yang tidak memahami politik pasti akan ikut saja sesuai pilihan hati mereka. Namun bagi yang melek akan politik akan merasa jijik melihat mereka dalam perpolitikan yang penuh dengan kemunafikan. Pilihlah kepala daerah yang bersih, bebas dari korupsi dan tidak berpihak pada kepentingan pribadinya. Jika anda menemukan calon yang senang membagikan uang dibanding membangun infrastruktur serta memberikan pelayanan yang baik bagi rakyatnya maka inilah contoh calon yang tidak layak dipilih.

error: