Hikmah dan Keutamaan Puasa Ramadhan

Hikmah dan Keutamaan Puasa Ramadhan – Setiap ibadah yang disyariatkan dalam Islam pasti terkandung hikmah dan keutamaan di dalamnya, yang pertama di artikel ini akan membahas beberapa hikmah yang terkandung di dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Pengetahuan akan suatu hikmah ini menjadi hal penting karena seseorang akan lebih termotivasi dalam menjalankan amal ibadah tersebut serta semakin kuat keyakinannya akan hikmah suatu ibadah. Puasa merupakan ibadah istimewa yang karenanya Allah berfiman dalam hadits qudsi : Puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya (HR. Bukhari dan Muslim)

Puasa Ramadhan banyak sekali mengandung hikmah. Secara umum, hikmah puasa ini bisa diklasifikasikan menjadi tiga bagian seperti di bawah :

  1. Hikmah Ruhiyah
  2. Hikmah Medis
  3. Hikmah sosial

Yang pertama KabarGue akan membahas tentang apa itu Hikmah Ruhiyah. Ibadah puasa adalah suatu ibadah yang langsung menyentuh dimensi ruhani seorang manusia. Kadarnya lebih besar dari pada ibadah-ibadah lainnya, contoh Hikmah Ruhiyaha adalah sebagai berikut :

Hikmah dan Keutamaan Puasa Ramadhan

ayo berpuasa

– Puasa mensucikan jiwa manusia
Dengan menjalankan suatu ibadah puasa, manusia telah memilih untuk menahan diri dari hal-hal yang sebenarnya halal untuknya. Sejak terbit fajar sampai dengan terbenamnya matahari, manusia menahan diri untuk tidak makan, minum, dan bersetubuh. Sesuai dengan Hadist Rasulullah SAW ialah: …dia tidak makan, tidak minum, dan tidak berhubungan dengan istrinya karena-Ku. Puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan memberinya pahala (HR Bukhari dan Muslim). Di sinilah hikmah puasa, melatih seseorang untuk menahan hawa nafsu syahwatnya yang merupakan bagian dari kotoran jiwa.

– Puasa melatih kesabaran
Inti dari kesabaran adalah menahan diri. Menahan diri dari dorongan untuk segera memiliki atau melakukan sesuatu yang negatif. Karena di saat melakukan ibadah puasa kita dituntut menahan diri untuk tidak memenuhi sesuatu yang menjadi kebutuhan pokok manusia sehari-hari yaitu makan dan minum.  Rasulullah SAW bersabda dalam hadistnya; Puasa bulan kesabaran dan tiga hari di setiap bulan dapat melenyapkan kedengkian dalam dada. (HR. Thabrani, Baghawi, dan Bazzar)

– Puasa menekan gejolak seksual
Salah satu senjata syetan yang paling ampuh dalam menjerumuskan manusia ke dalam neraka. Tidak hanya bagi pemuda yang belum menikah tetapi juga pada orang yang sudah berkeluarga.  Puasa berpengaruh menekan gejolak seksual ini. Rasulullah SAW memerintahkan para pemuda yang belum mampu menikah untuk berpuasa. Sesuai dengan Hadist Rasulullah SAW; Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian telah mampu maka nikahlah. Sesungguhnya ia lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Sedangkan barangsiapa yang tidak mampu maka berpuasalah, karena sesungguhnya puasa itu benteng
baginya. (HR. Bukhari dan Muslim)

Lalu yang kedua tentang Hikmah Medis. Berbagai penelitian diantara hikmah itu adalah apa yang ditulis Said Hawa dalam Al-Islam, antara lain: Puasa memberi kesempatan beristirahat bagi alat pencernaan setiap hari. Dengan peristirahatan yang teratur ini maka alat pencernaan menjadi lebih sehat. Dan sudah menjadi hal yang lazim bahwa puasa dipakai untuk mengobati beberapa pasien dan ketika akan melakukan operasi besar. Telah terbukti keabsahannya secara ilmiah bahwa memperbanyak makan bisa menimbulkan penyakit, seperti penyakit rematik, penyakit liver, tekanan darah tinggi, dan kencing manis. Oleh karena itu, tidak diragukan lagi bahwa puasa akan bisa memberikan kesempatan istirahat bagi tubuh setiap tahunnya dalam waktu tertentu.

Yang yang terakhir yaitu tentang Hikmah Sosial. Hikmah lainnya dari puasa adalah hikmah sosial. Dengan melakukan ibadah puasa seorang muslim dilatih oleh Allah SWT untuk merasakan lapar. Dengan merasakan lapar diharapkan orang yang kaya bisa membayangkan bahwa seperti inilah keadaan kaum dhuafa’; yang kelaparan, bahkan berhari-hari dan tidak mendapatkan kepastian berbuka dengan makanan yang bergizi.

Dengan puasa kita di tuntut melatih kejujuran pribadi kita yang merupakan pelatihan bersama kepada seluruh komponen masyarakat untuk hidup jujur. Dengan kejujuran ini maka kehidupan sosial akan berjalan lebih harmonis, korupsi menurun, dan pemenuhan tanggungjawab semua elemen bangsa meningkat sehingga umat Islam mengalami kemajuan yang signifikan.

Setelah selesai membahas tentang hikmah-hikmah yang terkandung dalam ibadah puasa, lalu yang kedua kita akan membahas tentang keutamaan-keutamaan puasa Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan swbuah penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barang siapa diantara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah… (QS. Al-Baqarah : 185)

Berikut ini adalah keutamaan-keutamaan Puasa Ramadhan :

– Amal mulia yang pahalanya akan dibalas langsung oleh Allah SWT
Jika amal-amal lain telah disebutkan pahalanya oleh Allah SWT, ternyata pahala puasa akan langsung diberikan Allah SWT tanpa diberitakan terlebih dahulu berapa batasan pahalanya.  “Setiap amal anak Adam untuknya kecuali puasa, maka itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya…” (Muttafaq ‘Alaih)

Tidakkah kita termotivasi untuk berpuasa sebaik-baiknya, memelihara keikhlasan dalam menjalankannya dan kita akan mendapatkan perhitungan langsung dari Allah SWT yang boleh jadi jauh lebih hebat dari pada apa yang kita duga Bau mulut orang yang puasa lebih baik di sisi Allah daripada minyak misik Meskipun manusia tidak menyukai bau mulut orang yang berpuasa karena tidak sedap, tetapi di sisi Allah SWT itu lebih baik dan lebih harum dari pada minyak misik. Nabi SAW bersabda : Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada harumnya minyak misik… (Muttafaq ‘Alaih)

– Orang yang berpuasa akan mendapat dua kegembiraan
Rasulullah SAW bersabda : Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan; ketika berbuka dia gembira dengan bukanya dan ketika bertemu Tuhannya dia gembira dengan puasanya. (Muttafaq ‘Alaih) Itulah dua kegembiraan.

Di Saat berbuka puasa, rasa lapar dan haus yang ditahan selama seharian hilang seketika. Bahkan, detik-detik yang paling nikmat adalah pada tegukan pertama saat kita berbuka. Rasa panas karena dehidrasi juga terobati saat berbuka. Kenikmatan ini tidak pernah dirasakan oleh orang yang tidak berpuasa.

Demikian juga kegembiraan ketika bertemu sang Khaliq kelak di akhirat nanti. Segala ketakutan dan kekhawatiran itu hilang sebagaimana hilangnya rasa haus dan lapar saat berbuka. Segala kesusahan dan penderitaan saat hidup di dunia akan hilang sebagaimana hilangnya kepenatan dan rasa panas saat berbuka.

– Memasukkan kita ke dalam surga
Suatu hari Abu Umamah datang kepada Nabi SAW dan bertanya tentang amal yang bisa memasukkannya ke surga. Imam Ahmad, Nasa’i dan Hakim meriwayatkan dalam hadits berikut ini: Dari Abu Umamah berkata: Saya datang kepada Rasulullah SAW, maka saya berkata: “Perintahkan kepada saya dengan sebuah amal yang dapat memasukkan saya ke dalam surga!” Rasulullah SAW menjawab: “Berpuasalah, sesungguhnya tiada tandingan baginya” Kemudian saya datang untuk kedua kalinya, maka Beliau berkata: “Berpuasalah” (HR. Ahmad, Nasa’i dan Hakim dan dia menshahihkannya)

– Puasa akan menjadi pemberi syafa’at bagi yang menjalaninya
Di hari akhir nanti tiada lagi berguna apapun selain pertolongan Allah dan syafa’at yang diizinkannya, betapa berbahagianya seorang muslim mendapatkan syafa’at akibat puasa yang dilakukannya. Rasulullah SAW bersabda : Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafa’at bagi seorang hamba di hari kiamat (HR. Ahmad dan Hakim)

– Puasa adalah perisai dari api neraka
Rasulullah SAW bersabda : Puasa adalah perisai (yang melindungi) dari api neraka (HR. Ahmad dan Hakim). Rasulullah SAW menyuruh agar yang sudah kuat syahwatnya dan belum mampu untuk menikah agar berpuasa, karena puasa bisa menahan kuatnya anggota badan hingga bisa terkontrol, dan juga bisa memenenangkan seluruh anggota badan kita. Telah jelas bahwa puasa memiliki pengaruh yang menakjubkan dalam menjaga anggota badan yang dhahir dan kekuatan batin.

Puasa sehari di jalan Allah menjauhkan pelakunya dari neraka sejauh tujuh puluh musim
Diantara keutamaan puasa adalah menjauhkan pelakunya dari neraka. Satu hari puasa setara dengan penambahan jarak sejauh tujuh puluh musim dari neraka. Rasulullah SAW bersabda, Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah kecuali Allah menjauhkan wajahnya dengan hari itu dari api neraka tujuh puluh musim. (HR. Jama’ah kecuali Abu Dawud)

Demikianlah beberapa hikmah dan keutamaan ibadah puasa Ramadhan. Semoga dengan mengetahui hikmah dan keutamaan berpuasa di atas maka kita akan semakin semangat menjalani ibadah tersebut dan selalu ikhlas dalam melaksanakannya. Jangan sampai kita yang telah mendapat ilmu kemudian terhalang untuk mengamalkannya, maka ilmu kita menjadi tidak manfaat. Karenanya marilah kita berdoa sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW : Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari hawa nafsu yang tidak pernah merasa kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan. (HR. Muslim) … Wallaahu a’lam bish shawab. Ada baiknya kalau anda lanjutkan membaca tentang perbuatan yang bisa membatalkan puasa, semoga ini menjadi referensi yang sangat bermanfaat untuk anda ataupun orang lain yang akan membacanya setelah anda bagikan ke sosial media.

error: