Inilah Isi Sabda Raja Yogyakarta Yang Jadi Kontroversi

Inilah Isi Sabda Raja Yogyakarta Yang Jadi Kontroversi – Cukup unik dan jarang terjadi setelah memasuki zaman modern ditambah era reformasi, memang inilah kekhasan provinsi yang ada di wilayah tengah agak selatan pulau Jawa tersebut. Berdiri sebuah kerajaan yang telah ada beberapa ratus tahun dan menjadi bagian sejarah perjalanan bangsa ini menjadikannya disorot oleh publik terutama warga masyarakatnya sendiri.

Sebenarnya ada dua Sabda Raja yang dikeluarkan dalam dua minggu beberapa hari yang lalu yaitu tanggal 30 April dan 5 Mei. Akan tetap bunyi Sabda Raja yang terakhir dikeluarkan yang memicu kontroversi di kalangan keraton dan juga masyarakat. Bahkan banyak media yang dianggap salah menafsirkan dan menjadi pemicu terjadinya kehebohan tersebut. Hingga akhirnya Sultan Hamengku Buwono menggelar jumpa pers dan meluruskan situasi yang berkembang di kediaman putri sulungnya yaitu GKR Pembayun pada hari Jum’at tgl 8-5-2015 lalu.

Karena banyak yang tidak sempat menyaksikan konferensi pers snag Sultan tetap saja masyarakat dibuat bingung. Dan mereka masih banyak yang bertanya-tanya tentang Sabda Raja Yogyakarta yang bikin heboh terutama dari kalangan netizen yang memang dikenal sangat kritis menyikapi isu-isu nasional yang berdampak luas pada negara dan kondisi kemsyarakatan secara luas. Agar anda tidak ikut-ikutan galau akibat pemberitaan yang simpang siur, silahkan lihat kabar atau isi aslinya di bawah ini yang kami kutip dari salah satu media nasional terpercaya.

Inilah Isi Sabda Raja Yogyakarta Yang Heboh dan Kontroversial

Isi Sabda Raja yang pertama tanggal 30 April 2015 :

Gusti Allah, Gusti Agung, Kuoso Cipto paringono siro kabeh adiningsun, sederek dalem, sentono dalem lan abdi dalem nompo welinge dawuh Gusti Allah, Gusti Agung, Kuoso Cipto lan romo ningsun eyang-eyang ingsun, poro leluhur Mataram wiwit waktu iki ingsun nompo dawuh kanugrahan dawuh Gusti Allah, Gusti Agung, Kuoso Cipto asmo kelenggahan ingsun Ngarso Dalem Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Sri Sultan Hamengku Bawono Ingkang Jumeneng Kasepuluh Surya ning Mataram, Senopati ing Kalogo, Langenging Bawono Langgeng, Langgeng ing Toto Panotogomo. Sabdo Rojo iki perlu dimangerteni diugemi lan ditindakake yo mengkono sabdo ingsun.

Artinya:

Tuhan Allah, Tuhan Agung, Maha Pencipta, ketahuilah para adik-adik, saudara, keluarga di keraton dan abdi dalem, saya menerima perintah dari Allah, ayah saya, nenek moyang saya dan para leluhur Mataram, mulai saat ini saya bernama Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Sri Sultan Hamengku Bawono Ingkang Jumeneng Kasepuluh Surya ning Mataram, Senopati ing Kalogo, Langenging Bawono Langgeng, Langgeng ing Toto Panotogomo. Sabda Raja ini perlu dimengerti, dihayati dan dilaksanakan seperti itu sabda saya.

Bunyi Sabda Raja yang kedua tanggal 5 Mei 2015 :

Siro adi ingsun, sekseono ingsun Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Sri Sultan Hamengku Bawono Ingkang Jumeneng Kasepuluh Surya ning Mataram, Senopati ing Kalogo, Langenging Bawono Langgeng, Langgeng ing Toto Panotogomo
Kadawuhan netepake Putri Ingsun Gusti Kanjeng Ratu Pembayun tak tetepake Gusti Kanjeng Ratu GKR Mangkubumi. Mangertenono yo mengkono dawuh ingsun.

Artinya:

Saudara semua, saksikanlah saya Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Sri Sultan Hamengku Bawono Ingkang Jumeneng Kasepuluh Surya ning Mataram, Senopati ing Kalogo, Langenging Bawono Langgeng, Langgeng ing Toto Panotogomo mendapat perintah untuk menetapkan putri saya Gusti Kanjeng Ratu Pembayun menjadi Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi Hamemayu Hayuning Bawono Langgeng ing Mataram. Mengertilah, begitulah perintah saya

Setelah membaca isi lengkap dan asli di atas, pastinya sedikit dicerahkan dan mengurangi rasa penasaran anda terhadap apa yang telah diumumkan dan digariskan oleh Sang Raja yaitu Sri Sultan Hamengku Buwono X. Semoga saja wilayah Jogja dan sekitarnya dalam kondisi aman dan tetap menjadi tujuan wisata kuliner, belanja dan jalan-jalan yang menarik hati para wisatwan. Dan paling penting jangan adan perpecahan di pihak keluarga Keraton karena itu bisa saja akan jadi polemik berujung permainan politik tingkat tinggi.

Dan di awal bulan jelang pertengahan bulan ini bukan hanya Sabda Raja Jogja yang heboh, tapi ada kabar paling hot dan diburu oleh pengguna internetr yaitu profil Amel Alvi artis inisial AA yang ditangkap bersama seorang mucikari di salah satu hotel berbintang di Jakarta. Anda pasti sudah mendengar beritanya di media bahwa bayaran artis yang ada dalam daftar sang mucikari sangat tinggi dan bisa dipakai membeli satu unite roda empat.

error: