Daftar Negara Peserta Konferensi Asia Afrika KAA 2015

Daftar Negara Peserta Konferensi Asia Afrika KAA 2015 – Sebuah KTT digelar di negara kita Indonesia, dan negeri ini sudah dua kali menjadi tuan rumah yaitu pada 1955 silam pada masa pemerintahan Bung Karno dan sekarang di masa kepemimpinan Jokowi. Tentu atmosfernya berbeda tapi maksud dan tujuan diadakannya KAA ini masih sama yaitu untuk mendukung tercapaianya kesetaraan antara negara di kawasan benua ketiga dengan Eropa dan Amerika atau Barat.

Selain pesertanya yang menghadirkan ribuan delegasi dari puluhan negara, ada yang juga menarik pada KTT KAA kali ini yaitu souveni runtuk para perwakilan negara-negara yang hadir yaitu berupa berupa liontin batu akik asal Garut yang ternyata juga dikawal dengan pengamanan level VVIP, agak mirip dengan film-film yang sering anda nonton di tv atau bioskop. Adapula napak tilas detik-detik penyelenggaraan konferensi Asia-Afrika di masa lalu di kota Bandung. Inti acaranya sebenarnya ada di kota Jakarta dengan menggelar berbagai rapat membahas usulan dari para peserta.

Daftar Negara-Negara Peserta Konferensi Asia-Afrika 2015

Banyak pelajar ataupun orang umum yang penasaran dengan negara-negara peserta KAA 2015 kali ini, KabarGue telah merangkumnya untuk anda dan berikut ini daftar lengkap yang dapat anda kutip atau download.

Angola, Aljazair, Liberia, Sychless, Filipina, Zambia, Yordania, Brunei Darusaalam, Swaziland, Korut, China, Iran, Malawi, Madagaskar, Myanmar, Siera Leone, Namibia, Afsel, Timor Leste, Sudan, Vietnam, Bangladesh, Zimbabwe, Kamboja, Gabon, Mesir, Malaysia, Pakistan, Nepal, Palestina, Singapura, Rwanda, Thailand, India dan lainnya.

Ada sekitar 72 Negara yang pastikan hadiri peringatan KAA ke-60 ini, kabar berita kalau Pemimpin Korea Utara saat ini Kim Jong-un akan hadir yang sempat heboh beberapa bulan sebelum acara ini ternyata tidak terbukti, ia hanya diwakili oleh salah satu perwakilannya dan memiliki jabatan cukup strategis di Korut yaitu Presiden Presidium Majelis Tertinggi Rakyat DPRK Kim Yong-nam.

Ada sejumlah isu penting yang dibahas dalam pertemuan Konferensi Asia dan Afrika kali ini salah satunya adalah kemerdekaan Palestina yang belum terwujud, kemiskinan yang masih melanda sebagian negara di dua kawasan tersebut tentu menjadi topik yang dibahas antar negara yang terkait, dan tak lupa bidang keamanan yang cukup sensitif di mata barat.

Informasi terakhir yang KabarGue peroleh, ternyata hanya ada 21 kepala negara yang hadiri langsung acara besar ini dari yang sebelumnya direncanakan akan dihadiri sekitar 30 Presiden, Perdana Menteri atau Pemimpin negara dari 72 yang mengirimkan delegasi. Semoga saja ini bukan hanya sekedar ceremony semata, tapi ada dampak yang diberikan dalam arti luas kepada kawasan Asia dan Afrika serta dunia secara umum. Dan Indonesia bisa ambil bagian dalam mewujudkannya serta tampil sebagai pemimpin yang kuat dari segi ekonomi dan politik dunia.

error: